Rekan-rekan Super Members dan Super Fans yang terkasih,
Mudah-mudah akhir minggu ini, menjadi masa istirahat yang indah bersama pribadi-pribadi kecintaan hidup Anda, dan berupa masa peralihan menuju masa yang penuh keberkahan dan rizki yang besar.
Berikut adalah tulisan sederhana yang saya susunkan untuk menemani perenungan Anda dalam membangun keprimaan sebagai pembawa perbedaan bagi kebaikan kehidupan keluarga dan orang banyak.
Saya mohon Anda berkenan untuk membaca tulisan ini dengan mengandaikan diri Anda berbicara kepada seorang muda yang kekuatan besarnya telah berperan bertentangan dengan kepentingannya untuk menjadi pribadi pengemban tugas kepemimpinan dari langit.
………..
MT Weekend Note
ENGKAULAH SANG PEMBEDA
Pribadi Pengemban Tugas Kepemimpinan Dari Langit
Mario Teguh
………..
Ini yang sudah lama ingin aku tanyakan kepadamu,
Apakah engkau harus menyetujui segala sesuatu?
Engkau berjalan di muka bumi ini dengan pandangan nanar menatap semua yang harus kau periksa.
Engkau khawatir akan ada hal yang tak kau setujui keberadaannya,
Atau kalau-kalau ada pendapat yang tak sejalan dengan yang kau anggap benar,
Atau siapa tahu ada orang yang hidup dalam keyakinan yang tak kau yakini.
Tetapi, sedikit sekali kau sadari bahwa perhatianmu mengenai yang salah di luar, telah melalaikanmu dari berlaku benar dalam hidupmu sendiri.
Mengapakah engkau cepat marah jika orang tak sependapat denganmu, padahal dia sedang mengupayakan kehidupan yang baik, yang juga seharusnya lebih kau perhatikan daripada membedah yang kau anggap sebagai kesalahannya, yang mungkin hanya karena engkau yang belum mengerti.
Engkau tidak bisa disebut benar, apabila dalam upayamu membenarkan orang lain, engkau menerbenglakaikan yang penting bagi dirimu dan keluargamu.
Dan engkau menjadi sangat salah, saat engkau memaksa orang menjadi benar dengan cara-cara yang membuatnya membenci kebenaran.
Sebetulnya,
Seperti apakah pengertianmu mengenai kebenaran, sehingga engkau merasa berhak berlaku tidak santun dalam upayamu mengembalikan orang yang sedang salah kepada kebenaran, yang sebetulnya sedang menanti pembuktian mengenai kebaikan dari kebenaran?
Adik kecintaan hatiku,
Janganlah engkau menjadi orang yang merasa benar dalam berlaku salah.
Apakah terpikir oleh mu,
Ada orang yang lebih menyebalkan bagi mu
Daripada orang yang merasa benar dalam tindakan-tindakan buruknya?
Maka ini yang aku tanyakan kepadamu,
Apakah engkau sendiri sudah benar dalam kehidupanmu?
…
Karena,
Kalau engkau benar, mengapakah orang yang kau salahkan itu hidupnya lebih baik darimu?
Mengapakah engkau menggunakan cara-cara yang membuat orang membencimu beserta kebenaran yang ingin kau yakinkan kepadanya?
Kalau engkau benar, mengapakah tidak kau gunakan nasehat yang sama untuk membaikkan kehidupanmu sendiri?
Seperti misalnya,
Apakah engkau sudah memenuhi janji-janji pernikahanmu?
Apakah anak-anakmu dapat tumbuh dengan sehat, bergembira, dan terdidik dengan baik?
Apakah engkau baik bagi keluargamu sendiri?
Dan apakah kau gunakan yang kau yakini benar itu sebagai pemulia kehidupanmu sendiri?
Adikku yang terkasih,
Janganlah engkau bergabung dengan mereka yang digalang dan dilatih oleh kegelapan untuk menyia-nyiakan waktu berharga dalam hidupmu, untuk merasa benar dalam kehidupan yang menyalahi hakmu sendiri untuk hidup dengan baik.
Ketahuilah, engkau berhati mulia.
Jika engkau tak menyadarinya, aku ingatkan lagi kepadamu, bahwa
Engkau berhati mulia.
Jika tidak, mengapakah engkau peka terhadap keburukan?
Jika tidak, mengapakah engkau merasa bertanggung-
Dan jika tidak, mengapakah engkau diberikan tenaga lebih besar daripada kebanyakan orang lain?
Tenaga yang sedianya menjadi kekuatan bagi kecemerlangan dirimu itu, bisa digunakan oleh yang tak menyukai keberhasilanmu, sebagai pengikis kefitrahan-mu.
Kecerdikan dari kegelapan yang lama mengahlikan diri dalam memperdaya, sangat bersungguh-sungguh memperdaya yang kuat di antara kita.
Dan engkau, adikku, adalah yang dititahkan menjadi yang kuat, agar engkau menjadi pemimpin bagi kami.
Maka bahagiakanlah kami dengan pemenuhan dari harapan bagi kemuliaan pribadimu.
Semua kekuatan diciptakan untuk kebaikan.
Hanya keburukanlah yang memburukkan penggunaan dari kekuatan itu.
Engkau kuat, kuat sekali.
Maka berhati-hatilah dengan muslihat yang menjadikanmu kuat dalam urusan yang tidak memuliakanmu.
Kembalilah ke fitrahmu sebagai pribadi yang terpilih.
Karena, walaupun engkau sering berbantah dengan dirimu sendiri tentang hal ini, bukankah sebetulnya hatimu mengetahui, bahwa
Engkau kekasih Tuhan.
Dan dengannya tiada yang sudah, sedang, dan yang akan dilakukan-Nya yang bukan untuk memuliakanmu sebagai kekasih-Nya.
Tidakkah engkau sedikit merasakan campur tangan Beliau dalam menyelamatkanmu dari ketakutan-ketakutan besarmu?
Tidakkah engkau mengingat saat-saat dimana engkau tak memiliki pilihan lain kecuali berdoa dan meminta tolong kepada Tuhan, dengan lolongan dari lantai tanah dari dasar hatimu?
Tidakkah engkau menyadari bahwa doa-doamu yang seakan tak berjawab itu adalah yang telah mengeluarkanmu dari keadaan-keadaan sulit mu yang sebelum ini?
Jika engkau bukan yang disayangi, engkau tak akan mampu merasakan keharuan dari kesadaran ini.
Bukankah lebih mudah bagimu sekarang untuk menangis, dan mengakui keberhutangan-
Hati mu yang trenyuh itu adalah tanda bahwa engkau mengetahui bahwa Tuhan telah menugasimu untuk sesuatu yang besar dalam kehidupan ini.
Hentikanlah pengejaranmu terhadap yang menurutmu salah, dan mulailah menuntun yang dekat denganmu agar mudah bagi mereka untuk berlaku benar.
Cukupkanlah penuntutanmu terhadap yang tak sependapat denganmu, dan mulailah meneladankan kehidupan yang indah karena kesetiaanmu kepada kebaikan.
Dan agar mudah bagimu untuk merasa damai, ijinkanlah orang lain untuk berbeda pendapat denganmu, ijinkanlah mereka meyakini yang bukan kau yakini, dan ijinkanlah mereka melakukan yang bukan untukmu melakukan.
Sadarilah ini,
Hanya karena mereka berbeda darimu, tidak berarti mereka salah.
Hanya karena engkau merasa benar, tidak berarti engkau pasti benar.
Dan bahagiakanlah dirimu dengan keikhlasan, bahwa jika Tuhan berkenan, Beliau akan mensatu-imankan semua umat.
Karena satu-satunya kesamaan kita adalah perbedaan di antara kita, maka ada pelajaran yang sangat besar dan membesarkan di dalam perbedaan.
Bukankah sekarang mudah kau mengerti, bahwa dia yang mengharuskan segala sesuatu untuk sesuai dan sama dengannya, akan mengharamkan bahkan kebenaran Tuhan yang belum dimengertinya.
Adik yang mengisi sisi terkasih dari hatiku,
Sepakatilah bahwa tidak semua hal harus disepakati.
Berlaku indahlah, karena kesamaan yang paling bijak adalah penerimaan bahwa ada hal-hal yang lebih baik jika diijinkan untuk diyakini secara berbeda.
Engkau tidak harus menyetujui segala sesuatu.
Keikhlasanmu untuk yang kecil, akan memantaskanmu bagi perbedaan yang besar.
Dan engkaulah yang diharapkan Tuhan sebagai pembawa perbedaan itu.
Engkaulah Sang Pembeda.
………..
Rekan-rekan Super Members dan Super Fans yang terkasih,
Mudah-mudahan Weekend Note kita kali ini dapat menyumbangkan manfaat bagi kebahagiaan kita bersama.
Mohon sampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya untuk keluarga di rumah. Semoga kebersamaan Anda dengan mereka di akhir minggu ini membahagiakan mereka.
Terima kasih dan salam super,
Founder I MTSuperClub I 081-814-2080 I For The Happiness Of Others I Jakarta




Tidak ada komentar:
Posting Komentar